WADUH BENCANA LAGI

Delapan desa di Kecamatan Kayen, Rabu (9/12) kemarin diterjang angin puting beliung. Dari data yang dihimpun, setidaknya ada enam rumah yang rata dengan tanah.
Selain itu, satu gudang juga roboh diterjang angin rebut yang datang dengan mendadak ini. Akibat puting beliung ini ribuan rumah mengalami kerusakan ringan dengan genting rumah beterbangan.
Rumah yang roboh itu berada Desa Rogohmulyo, Pasuruan, Srikaton, Trimulyo masing satu rumah dan di Desa Talun dua rumah. Sedangkan, satu gudang yang roboh berada di Desa Pesagi.
Sedangkan, dua desa yang pemukimannya mengalami kerusakan ringan berada di Desa Boloagung dan Desa Jatiroto. Kedua desa itu sementara ini belum ada rumah yang kerusakannya parah.
Jumaroh,30, salah satu korban angin puting beliung melalui sepupunya Santoso, mengatakan, peristiwa angin ribut itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. ''Angin bertiup kencang dari timur laut menuju ke selatan,'' ungkapnya.
Beruntung, lanjutnya, anak Jumaroh sedang bermain di rumah neneknya. Sedangkan, pemilik rumah sedang berada di Jakarta menjadi pembantu rumah tangga dan rumah dalam keadaan kosong.
Akibat kejadian itu, Susanto mengaku, mengalami kerugian lebih dari Rp 15 juta. ''Mudah-mudahan ada pihak yang bersedia membantu untuk membangun rumah kembali,'' harapnya.
Sedangkan, Ali Sasmito, Kepala Desa Srikaton menjelaskan, ada sekitar 665 rumah yang rusak ringan. ''Selain itu, 51 rusak berat, 2 masjid, 11 musala, 1 balai desa, 2 SD,1 MI,1 TPQ dan tidak ada korban jiwa,'' jelas Ali Sasmito.
Sedang, Suwito, Kepala Desa Pasuruan menerangkan, rumah yang roboh milik Jamhari, 70. ''Satu rumah juga kondisinya miring, 70 rumah rusak berat, dan hampir setiap rumah gentingnya beterbangan,'' papar Suwito.
Kejadian itu, katanya, berlangsung setelah 10 menit terjadi hujan deras. Beberapa saat kemudian hujan disertai angin dan petir ini terjadi selama satu jam. Tetapi angina kencang ini hanya berlangsung selama lebih kurang lima menit.
Sementara itu, Teguh Budi Yuwono, Kasi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesbangpol dan Linmas mengaku, banyak desa yang terkena terjangan angin puting beliung. ''Setidaknya ada enam rumah yang roboh dan rumah yang rusak ringan masih dalam pendataan,'' katanya.
Komentar
Posting Komentar